Senin, 29 Juni 2015

TIPS SEHAT DALAM BERPUASA


Puasa Ramadhan secara umum berdampak positif bagi kesehatan. Namun demikian, asupan dan pola konsumsi kita selama berpuasa adalah merupakan hal yang perlu mendapatkan perhatian khusus. Agar ibadah puasa kita dapat mendatangkan efek sehat secara maksimal, berikut kami share-kan beberapa hal penting dalam berpuasa.


1.  Minum yang cukup
Hidrasi adalah hal terpenting selama puasa Ramadhan. Setelah berbuka puasa, kita harus minum dalam jumlah besar. Kita juga harus minum saat bersahur. Kebutuhan hidrasi tubuh adalah sekitar 1,5 liter per hari.


2.  Makan yang sehat
Kita sebaiknya menerapkan diet sehat pada saat berbuka. Berikut adalah beberapa hal yang perlu diketahui.

- Kalori
Untuk kebutuhan kalori, biasanya wanita membutuhkan kalori sekitar 1.900 kalori, sementara pria 2.100 kalori. Kalori sebanyak ini bisa terpenuhi dari makanan dan minuman yang disantap selama sahur dan buka puasa. Untuk makanan, sebaiknya pilih makanan alami karena lebih aman. Misalnya: karbohidrat diperoleh dari nasi, kentang, atau jagung.

- Protein
Protein bisa didapatkan dari daging, ikan, tempe, tahu, dan lain-lain. Sedangkan sumber vitamin dan mineral terdapat pada sayuran dan buah-buahan berwarna kuning, hijau tua, dan merah.


3.  Jangan langsung berbuka dalam porsi besar
Mulailah dengan sup, kolak atau makanan pembuka lain dan tunggu sampai meresap di pencernaan sebelum makan besar. Sebagai saran, pertimbangkan untuk memakan kurma pada saat berbuka karena ini dapat mengisi ulang energi dengan cepat. Selain berguna untuk menyuplai energi, kurma juga kaya kandungan zat gizi seperti kalium, magnesium, niasin, dan serat.


4.   Jangan makan terlalu banyak ketika berbuka
Pada point ke-3 telah dijelaskan bahwa jangan langsung berbuka dalam porsi besar. Perlu disadari bahwa buka puasa seharusnya tidak identik dengan makan berlebihan. Makan berlebihan tidak hanya mengganggu tubuh, tetapi juga membuat ngantuk saat shalat tarawih.


5.  Makan tiga kali sehari
Meskipun puasa dimulai dari matahari terbit sampai terbenam, kita sebaiknya tetap makan tiga kali sehari: yang pertama saat bersahur, yang kedua saat berbuka dan yang ketiga sekitar 2 atau 3 jam setelah berbuka (setelah shalat tarawih). Untuk mencegah sembelit, sebaiknya kita selalu menyertakan sayur dan buah di setiap periode makan kita.


6.  Karbohidrat yang cukup di saat sahur
Pada saat sahur, meski terkadang kita kurang bernafsu untuk makan karena rasa kantuk belum hilang, sebaiknya kita memanfaatkan moment ini dengan sebaik-baiknya. Pada saat sahur ini, kita harus memperhatikan porsi karbohidrat yang cukup agar kita dapat bertahan sampai berbuka puasa. Penting untuk bersantap sahur mendekati saat imsak, karena selain ada anjuran mengakhirkan sahur, hal ini juga dapat memberikan kita kekuatan lebih. Pilihlah sumber karbohidrat yang alami ketika bersahur, seperti nasi, kentang, atau jagung (sebisa mungkin hindari sahur dengan mie instan).


7.  Tidur siang (jika memungkinkan)
Tidurlah di awal siang untuk mengumpulkan energi. Jika tidak memungkinkan, maka yang penting adalah hindari sinar matahari dan panas, serta hal-hal yang menyebabkan keluarnya keringat dalam jumlah yang banyak yang dapat menimbulkan dehidrasi.


8.  Minimalkan penggunaan tenaga fisik
Atlet harus ekstra hati-hati untuk tidak berolahraga terlalu keras selama bulan Ramadhan. Jika ingin olahraga, dianjurkan untuk berolahraga di sore hari sebelum saat berbuka.

---------------
MILAGROS dengan segala kandungannya sangat menunjang kita dalam meraih manfaat dalam pengaplikasian tips-tips yang kita sharingkan di atas, seperti maksimalisasi penyerapan cairan oleh tubuh, mengawal hidrasi ideal, pemenuhan mineral organik yang dibutuhkan, menunjang kandungan utama sayur dan buah, menjaga power/energy selama berpuasa, dan masih banyak yang lainnya.
---------------

Demikian share kami, semoga puasa kita dapat meningkatkan pundi-pundi amal ibadah kita sekaligus meningkatkan kesehatan kita. Amiin...